Visa Run Orchestra Memberikan Penghormatan Untuk Indonesia Malalui “Parade 16056/Pawai 16056”
Setelah dengan penuh humor menggambarkan kehidupan komunitas ekspatriat di Bali melalui Bali Bule Society, Visa Run Orchestra melanjutkan perjalanan musikalnya dengan sudut pandang yang berbeda. Melalui Parade 16056 / Pawai 16056, proyek ini merayakan Indonesia—kepulauannya, masyarakatnya, dan keberagamannya. Jarang sekali seorang seniman asing menyampaikan penghormatan yang begitu tulus kepada negara yang telah menjadi rumahnya. Justru itulah yang membuat karya ini terasa begitu menyegarkan.
Dirilis pada 12 Agustus, double single ini menghadirkan dua versi dari lagu yang sama: versi bahasa Indonesia yang dibawakan oleh vokal pria dan versi bahasa Inggris yang dinyanyikan oleh vokal wanita. Dua bahasa, dua sudut pandang, namun membawa semangat yang sama tentang persatuan dan kekaguman, hanya beberapa hari menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Di balik angka 16.056 tersimpan kisah yang menarik dan penuh makna, namun terlalu panjang untuk dijelaskan dalam artikel ini. Bagi yang ingin mengetahui kisah lengkapnya, Visa Run Orchestra mengundang pembaca untuk mengunjungi blog resminya. Di sana, Anthony Morabito juga berbagi cerita tentang hubungannya dengan musik, Bali, teknologi, serta berbagai karya yang membentuk semesta kreatif Visa Run Orchestra.
Visa Run Orchestra merilis satu lagu baru setiap dua minggu. Setiap lagu merupakan sebuah adegan dari komedi musikal yang terus berkembang. Di antara perilisan tersebut, proyek ini juga menghadirkan City Layovers, rangkaian musik downtempo yang terinspirasi oleh kota-kota yang dikunjungi orkestra, layaknya kartu pos musikal bergaya impresionis.
Parade 16056 / Pawai 16056 dapat didengarkan lebih dulu secara eksklusif di YouTube sebelum tersedia di Spotify, Instagram, dan berbagai platform streaming lainnya.